Jauh sebelum ada suplemen modern, wanita di Nusantara sudah merawat diri dengan ramuan dari alam. Beberapa tanaman bahkan masih populer hingga sekarang dan kini hadir dalam bentuk kapsul yang lebih praktis.
Kacip Fatimah (Labisia pumila)
Kacip fatimah adalah tanaman semak kecil yang tumbuh di hutan tropis Malaysia dan Indonesia. Daunnya secara turun-temurun direbus dan diminum oleh wanita Melayu, terutama setelah melahirkan, sebagai bagian dari perawatan tradisional.
Manjakani (Quercus infectoria)
Manjakani adalah benjolan (gall) yang terbentuk pada pohon ek. Dalam tradisi jamu, manjakani dikenal sebagai bahan ramuan kewanitaan dan sering dipakai bersama sirih.
Saffron (Crocus sativus)
Saffron adalah putik bunga crocus yang dipetik dengan tangan, menjadikannya salah satu rempah termahal di dunia. Selain untuk masakan, saffron sejak lama digunakan dalam ramuan tradisional Persia dan Asia Selatan.
Herbal pendamping lain
- Maca — umbi dari pegunungan Andes, Peru, yang dikonsumsi sebagai makanan bergizi.
- Pueraria mirifica — akar tanaman asal Thailand yang dikenal dalam tradisi herbal setempat.
- Fenugreek (kelabet) — biji rempah yang juga dipakai dalam masakan India dan Timur Tengah.
- Hops — bunga yang terkenal sebagai bahan pembuatan bir, juga dipakai dalam ramuan herbal Eropa.
Hal yang perlu diperhatikan
Bahan herbal tetaplah bahan aktif. Pilih produk yang terdaftar di BPOM, ikuti aturan pakai, dan konsultasikan dengan dokter bila Anda sedang hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu.
Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan pengganti saran dokter.